Bahaya Aquaplaning Saat Nyetir, Ini Cara Mencegahnya

Daftar Isi

Jakarta, UK Driving Secrets Indonesia

—

BMKG memprediksi

musim hujan

akan terjadi pada Oktober 2026. Namun meski masih sebulan lagi, hujan sudah terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Dalam kondisi hujan kerap menimbulkan masalah bagi pengemudi mobil karena potensi terjadinya aquaplaning atau hydroplaning.

Aquaplaning merupakan kondisi ketika ban kendaraan kehilangan daya cengkeram (traksi) pada permukaan jalan akibat terhalang lapisan genangan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini membuat mobil seolah melayang di atas air sehingga pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan. Selain genangan air, faktor lain seperti kondisi ban yang kurang prima, bobot kendaraan, atau kecepatan yang terlalu tinggi turut memicu terjadinya kecelakaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fenomena aquaplaning membawa sejumlah risiko berbahaya di jalan raya, antara lain:

1. Hilang Kontrol

Mobil menjadi sulit diarahkan sesuai keinginan pengemudi.

2. Meningkatkan Risiko Kecelakaan

Respon kendaraan menjadi lebih lambat akibat hilangnya gaya gesek ban dengan jalan.

3. Mobil Tidak Stabil

Kendaraan berpotensi tergelincir atau melenceng saat dikemudikan.

4. Berisiko Pindah Jalur

Kendaraan dapat bergeser ke jalur lain dan memicu tabrakan dari arah berlawanan.

5. Kerusakan Komponen

Kerja ekstra pada ban yang slip dapat mempercepat keausan ban dan menekan komponen kendaraan lainnya.

Untuk mencegah aquaplaning, pengemudi disarankan untuk rutin memeriksa tekanan ban, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan basah, mematikan mode cruise control, mengarahkan pandangan ke depan, memegang setir dengan lurus, melakukan pengereman dan penekanan pedal gas secara halus, serta memastikan fungsi wiper bekerja optimal.

Kecelakaan Porsche di Tol Desari

Bahaya aquaplaning terbukti nyata melalui insiden porsche kecelakaan yang terjadi di KM 4 200 B Tol Desari, Depok pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 18.45 WIB.

Sebuah mobil Porsche merah melaju di jalur 3 dari arah Sawangan menuju Antasari dalam kondisi jalanan basah usai diguyur hujan. Rekaman video di akun Instagram @depok24jam memperlihatkan warga sekitar turut membantu evakuasi pengemudi.

Insiden kecelakaan tunggal ini telah dipastikan oleh Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh pada keterangan yang diungkap Minggu (20/9) bahwa tidak ada ada korban jiwa di dalamnya.

(hjn/mik)

Baca lagi: 5 Model Celana yang Bikin Kaki Kamu Terlihat Lebih Jenjang

Baca lagi: Crazyrich88 Pusat Game Online Paling Terpercaya

Baca lagi: FOTO: Upaya Warga saat Desil Melenceng dari Realita

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: